LUOYANG – Alat vital biasanya menjadi titik paling sensitif pada tubuh manusia sehingga harus dijaga baik-baik. Terutama pada pria, alat vital di selangkangannya paling sering jadi sasaran tendangan karena dianggap bagian terlemah. Istilahnya, sekali dipukul atau ditendang, habis sudah masa depan.
Namun kakek di Kota Luoyang, China, ini justru membuktikan sebaliknya. Di tengah kota, Wei Yaobin dan dua orang muridnya mempertunjukkan keahlian menahan segala jenis kekerasan pada alat vital mereka.
Sumber: Ruptly
Tanpa ragu, mereka meminta orang-orang memukulkan bata, menendang dan menghantamkan kayu besar ke kejantanannya. Uugh, semua pria yang melihatnya, pasti tahu betul rasa sakitnya. Akan tetapi, Wei dan kedua muridnya baik-baik saja. Mereka tidak mengeluh atau merasa kesakitan.
Ilmu apa gerangan yang dia miliki? Ya, ternyata untuk bisa memiliki alat kelamin sekuat baja, kakek Wei rajin berlatih kungfu. Sudah 10 tahun berlalu sejak dia pertama kali berlatih.
Master Kung Fu Wei Yaobin. (Sumber: Giphy)
“Ini sebenarnya salah satu jenis Kung Fu yang hanya diajarkan kepada anggota keluarga. Saya mempelajarinya dari Master Wang Yongzhi. Seiring berjalannya waktu, kami ingin seni beladiri ini semakin terkenal dan diterima masyarakat. Sekarang ini semakin banyak guru yang membuka tempat latihan dan orang yang ingin belajar juga terus bertambah,” terang dia, seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (21/2/2017).
Sumber: Giphy
Kemampuan Kakek Wei dan kedua muridnya lantas membuat para pejalan kaki yang melihat tercengang bukan kepalang. “Saya amat terkejut. Itu kan seharusnya jadi sisi terlemah seorang pria, tetapi sekarang bagian itu bisa jadi yang terkuat,” ujar seorang penonton.
Sumber: Giphy
Di samping sebagai atraksi untuk menarik orang-orang berlatih di tempatnya, Guru Wei berharap seni beladiri ini bisa semakin dikenal dan dipelajari banyak orang. Menurutnya, berlatih memusatkan pertahanan pada alat vital, selain untuk pertahanan diri, juga bisa menyembuhkan disfungsi ereksi dan mencegah ejakulasi dini.
“Saya sudah mempelajari Kung Fu ini sejak berusia 67 tahun. Saya rasa ini bagus untuk kesehatan. Saya tekun berlatih setiap hari. Saya yakin latihan ini bisa membangun ketahanan tubuh. Bahkan demam dan flu saya juga berkurang dibandingkan sebelumnya,” ucap Wei.
(Silviana Dharma)