KTT IORA 2017 kali ini mengedepankan pemberdayaan perempuan. Salah satu buktinya, tiga menlu perempuan yaitu Menlu RI Retno LP Marsudi, Menlu Australia Julie Bishop dan Menlu Afsel Maite Nkoana-Mashabane memimpin pertemuan tingkat menteri atau (council of ministers). Pertemuan tersebut menyepakati strategi dan visi dokumen IORA yang disebut sebagai Jakarta Concord. Sebagai tambahan untuk memperkuat enam isu prioritas IORA, Jakarta Concord juga mengesahkan tiga isu baru yang penting untuk kerjasama di masa depan yaitu blue economy (ekonomi ramah lingkungan), pemberdayaan perempuan, dan promosi demokrasi.
Para menteri luar negeri dan perwakilannya juga mengadopsi rencana kerja IORA (IORA Action Plan) yang baru pertama kali dihasilkan. IORA Action Plan adalah sebuah dokumen hidup yang menyajikan langkah-langkah konkret. Negara-negara anggota IORA juga akan mengimplementasi komitmen Jakarta Concord lewat pendirian empat kelompok kerja dalam bidang keamanan maritim, pertukaran budaya dan pariwisata, blue economy, dan pemberdayaan perempuan.
Selain itu, COM turut mengadopsi deklarasi pertama IORA untuk mencegah dan melawan terorisme serta ekstremisme. Sebagai komitmen bersama, anggota-anggota IORA harus bekerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme dan ekstremisme. Kerjasama dapat dicapai lewat dialog dan berbagi keahlian, praktik bersama, dan berbagi pengalaman tanpa mengesampingkan promosi pesan moderat serta toleransi.
(Emirald Julio)