"Jadi kalau sekarang ini berpura-pura sebagai orang gila, pengemis, pedagang keliling itu modusnya berbeda-beda dam itu kemungkinan terjadi ada iya," tutup Arist.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meminta masyarakat untuk tidak termakan isu dan resah terhadap maraknya kabar penculikan anak dan penjualan organ tubuh di media sosial.
"Beritanya hoax (bohong). Jadi kami minta masyarakat tidak perlu khawatir. Orangtua jangan khawatir, lakukan kegiatan seperti biasa. Tingkatkan kewaspadaan tapi jangan over reaktif dan panik," kata Tito Karnavian di Mabes Polri, Kamis 23 Maret 2017.
(Angkasa Yudhistira)