Adanya peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, AKBP Hengky Widjaja di Denpasar.
"Memang benar ada wisatawan yang diamankan karena membawa amunisi," terangnya, Jumat (243/2017).
Dia menjelaskan, bahwa hasil introgasi yang dilakukan di kantor Bea dan Cukai, bahwa pelaku membawa peluru tersebut karena tanpa sengaja.
Imbuhnya, hasil pemeriksaan dan cross check ke Amerika Serikat bahwa yang bersangkutan tidak ada riwayat kriminal dan tidak sengaja membawa benda tersebut.
"Yang bersangkutan ini memang instruktur penembak dan dia sudah diperkenankan melanjutkan perjalanannya," pungkasnya.
(Awaludin)