Sssstttt... Banyak Warga Bekasi Ogah Gunakan Alat Kontrasepsi

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis
Jum'at 07 April 2017 08:39 WIB
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Share :

JAKARTA - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bekasi menyebutkan, sebanyak puluhan ribu pasangan usia subur (PUS) di wilayahnya menolak menggunakan alat kontrasepsi. Alasannya, mereka enggan bagian intimnya disentuh oleh tim medis.

"Jumlah PUS pada tahun 2016 yang menolak menggunakan alat kontrasepsi berjumlah 86.471 pasangan dari total PUS mencapai 457.440 pasangan," ujar Sekretaris DPPKB Kota Bekasi, Hudi Wijayanto, Kamis 6 April 2017.

Sementara sisanya sebanyak 370.969 pasangan memilih menggunakan alat kontrasepsi. Menurut dia, warga yang menggunakan alat kotrasepsi ini karena berbagai pertimbangan, salah satunya adalah menjaga jarak kelahiran anaknya. Namun, untuk yang menolak lantaran mereka malu untuk ditangani tim medis. Sebab, alat kelamin merupakan bagian yang privasi (pribadi).

Saat ini, kata dia, ada tujuh jenis kontrasepsi yang ditawarkan yaitu spiral, metode operasi pria (MOP), metode operasi wanita (MOW), kondom, implan, suntik dan pil. Dari tujuh alat kontrasepsi itu, jenis suntik yang paling diminati warga hingga menembus 145.080 orang.

Kemudian disusul kontrasepsi pil yang mencapai 93.181 orang. Sehingga, kedua alat kontrasepsi ini diminati karena dianggap praktis dengan risiko yang minim. Pasalnya, resiko memang minim, tapi cenderung berdampak pada hormon seperti meningkatnya berat badan karena nafsu makan bertambah dan flek hitam diwajah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya