Hudi menjelaskan, PUS idealnya mengikuti program keluarga berencana (KB) yang digagas oleh pemerintah. Tujuannya menekan laju pertumbuhan penduduk yang kini telah menembus 2,6 juta orang dan meningkatkan keluarga berkualitas dengan jumlah anak dua orang.
Kabid Keluarga Berencana, DPPKB Kota Bekasi, Farida Darmastuti menambahkan, pasangan yang mengikuti program Keluarga Berencana (KB) biasanya telah memiliki dua anak. Tujuan mereka adalah untuk menjaga jarak kelahiran anak-anaknya.
Selain itu, kata dia, mereka juga mempertimbangkan beban ekonomi bila memiliki banyak anak. "Punya banyak anak dengan jarak kelahiran yang cukup dekat, mungkin bisa merepotkan juga. Apalagi bila sang ibu bekerja untuk membantu perekonomian keluarga," tuturnya.
Farida mengungkapkan, pemasangan alat kontrasepsi itu diberikan secara gratis di Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi. Dengan catatan, mereka telah terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Kartu Bekasi Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).
(Ranto Rajagukguk)