Anies: Kita Rawat Tenun Kebangsaan

, Jurnalis
Senin 10 April 2017 08:41 WIB
Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Membicarakan kebhinnekaan tanpa membincangkan persatuan akan tampak kosong. Kebhinnekaan itu perlu dirajut agar terus bersatu. Persatuan inilah yang senantiasa diupayakan, senantiasa diikhtiarkan. Jika para pendiri bangsa ini yang merajut tenun kebangsaan, maka tugas seluruh masyarakat sekarang adalah merawat tenun kebangsaan tersebut. Ikhtiar itu berupa mempersatukan kebhinnekaan.

Dalam kerangka inilah Anies Baswedan bertemu dengan semua pihak. Sebagai pemimpin, Anies berikhtiar merawat tenun kebangsaan yang ada. Dia membuka dialog ke semua. Kepada nelayan yang terkena dampak reklamasi, warga penggusuran yang tak dapatkan keadilan, para karyawan perusahaan besar, para pengusaha, anak muda, ulama, habaib, guru, wali gereja, komunitas semua agama. Pendeknya, semua warga Jakarta. Anies ingin mengajak menyatukan semua untuk bersama-sama mewujudkan prinsip utama Pancasila: keadilan sosial bagi seluruh warga.

“Republik ini tidak dirancang untuk melindungi minoritas. Tidak juga untuk melindungi mayoritas. Republik ini dirancang untuk melindungi setiap warga negara, melindungi setiap anak bangsa!” ujar Anies.

Tenun kebangsaan tidak terkoyak oleh beragamnya pikiran, tetapi oleh lemahnya penegakan hukum. Negara tak bisa mengatur ranah pikiran warga. Setiap orang berhak memiliki pikiran yang berbeda. Tetapi, begitu bertindak yang dikategorikan pelanggaran hukum, maka tiada kata lain selain menegakkan hukum. Bila satu tindakan melanggar hukum maka fokus saja kepada pelanggaran tersebut, bukan kepada pikiran.

Ini sesuai pula dengan kaidah nahnu nahkumu bi al-dzawahir wallahu yaqdhi al-sarair Pemilihan kepala daerah harus diupayakan jangan sampai merusak tenun kebangsaan. Perbedaan pilihan adalah wajar dalam sebuah kontestasi politik. Dalam konteks merajut tenun kebangsaan, pasangan calon juga punya tanggung jawab untuk menjaga tidak terkoyaknya tenun kebangsaan.

Gagasan, tindakan dan rekam jejaknya membuktikan bahwa Anies Baswedan seorang perawat tenun kebangsaan. Takkan rela apapun dan siapa pun merobeknya. Tidak juga Pilkada DKI Jakarta ini.

(Ranto Rajagukguk)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya