Novel Baswedan Disiram Air Keras, Pengamanan Gedung KPK Ditambah

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Kamis 13 April 2017 20:00 WIB
Share :

JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan tengah terbaring di rumah sakit di Singapura untuk menjalani perawatan mata. Ia menjadi korban penyiraman air keras oleh oknum tidak dikenal.

Teror tersebut terjadi pada Selasa, 11 April 2017, pagi hari ketika Novel selesai menjalankan solat subuh di Mesjid kawasan rumahnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Paska kejadian teror tersebut, KPK kemudian melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengawal para pegawainya termasuk mempertebal pengamanan dikantornya.

‎"Untuk rincian pengamanan tidak bisa kita sampaikan. Tapi untuk dikantor kita bisa lihat ada penambahan pengamanan yang dilakukan oleh Polri," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah dikantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (13/4/2017).

Bukan hanya dari jajaran Polri, sambung Febri, pihaknya juga menyambut baik kehadiran unsur TNI yang mendukung untuk memberikan pengamanan terhadap pegawai KPK.

‎"Untuk pernyataan panglima TNI yang disampaikan kemarin kita sambut postif karena memang sudah ada nota kesepahaman terkait dengan saling bantu peran koordinasi untuk mendukung pemberantasan korupsi," tandas Febri. (sym)

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya