Pembangunan Gedung Bareskrim Baru Menelan Biaya Rp646 Miliar

Dara Purnama, Jurnalis
Kamis 20 April 2017 14:49 WIB
Groundbreaking Gedung Bareskrim (foto: Dara/Okezone)
Share :

 

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah meresmikan rencana pembangunan gedung Bareskrim Polri yang berlokasi di sisi barat Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Asisten Kapolri bidang Logistik Irjen Eko Hadi Sutedjo menjelaskan, pembangunan gedung 17 lantai ke atas dan tiga lantai di basement ini merupakan skala prioritas kebijakan pimpinan Polri dalam upaya pemenuhan fasilitas perkantoran guna mencapai Polri yang profesional, moderen dan terpercaya (Promoter).

 

Pembangunan ini dilakukan dengan pembiayaan oleh dana APBN dengan tahun jamak atau multiyear sejak 2015 hingga 2018 mendatang.

"Pertama mulai proses pengapusan gedung di 2015 untuk selanjutnya dilakukan pelelangan aset dengan nilai sebesar Rp2.025.300.000 dan telah selesai pembongkaran pada tanggal 28 Januari 2017 yang lalu," katanya di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017).

Proses selanjutnya, terang Eko, adalah perencanaan dan penganggaran yang dimulai dari tahun anggaran 2015. Perencanaan ini telah melalui proses seleksi dan dimenangkan oleh PT Patron Arsindo KSO PT Trikarsa Adiguna dan konsultan manajemen kosntruksi oleh PT Siria Jasa Cipta Mandiri. Selanjutnya konsultan amdal dan lalu lintas oleh PT Inti Mulya Multi Kecana.

"Jasa konsultasi ini telah disetujui penganggarannya melalui APBN dengan tahun tunggal sampai dengan tahun anggaran 2018 yang akan datang," katanya.

Bangunan ini, dibangunan dengan luas seluruhnya 65.637 meter persegi dengan total anggaran untuk pembangunan Gedung sebesar Rp646. 950.000.000 (Rp646,9 miliar) yang terdiri dari tahun anggaran 2016 sebesar Rp11.741.750.000 (Rp11,7 miliar), tahun anggaran 2017 sebesar Rp286. 680.045.000 (Rp286,6 miliar), serta tahun anggaran 2018 Rp348.348.205.000 (Rp348,3 miliar).

"Pembangunan ini direncanakan dapat dilaksanakan selama 21 bulan sampai Desember 2018. Dengan anggaran APBN jamak aka multiyears. Kita semua berharap PT WIKA selaku pelaksana konstruksi dapat melaksanakan pembangunan ini dengan tepat waktu, sehingga Bareskrim Polri sebagai pengguna yang saat ini berkantor di 4 lokasi terpisah dapat bergabung kembali 2019 yang akan datang," tukasnya.

 

Berikut gambaran perkantoran Bareskrim 17 lantai ke atas dan 3 lantai basement:

1. Basement lantai tiga area parkir yang dapat menampung roda empat 26 unit.

2. Basement lantai dua untuk arsip barang bukti, gudang dan parkir dapat 58 unit.

3. Basement lantai 1 dan 1a untuk ruang pompa, ruang tahanan dan parkir untuk 110 unit roda empat.

4. Lantai 1 untuk lobby pelayanan publik dan administrasi.

5. Lantai dua untuk resmob, server dan data centre.

6. Lantai 3 untuk ruang Kabareskrim, Wakabareskrim dan ruang teleconference.

7. Lantai 4 untuk Direktorat Tindak Pidana Umum.

8. Lantai 5 untuk Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus.

9. Lantai 6 untuk Direktorat Tindak Pidana Korupsi.

10. Lantai 7 untuk Direktorat Narkoba.

11. Lantai 8 untuk Video Conference.

12. Lantai 9 Biro Renin.

13. Lantai 10 Biro Wassidik.

14 Lantai 11 Biro Bin Opsnal.

15. Lantai 12 Biro Kopmas PPNS.

16. Lantai 13 Pusiknas.

17. Lantai 14 Pusiknas.

18. Lantai 15 Sport Centre.

19. Lantai 16 dan 17 Direktorat Tindak Pidana Siber.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya