PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) akan bertolak Hong Kong hari ini setelah sebelumnya bertemu dengan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte dan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-30 ASEAN. Sebelum terbang ke Hong Kong, Presiden Jokowi dan Duterte akan terlebih dulu meresmikan pembukaan rute pelayaran laut Roll-on Roll-off (Ro-Ro) Davao-General Santos-Bitung.
Pembukaan jalur perdagangan tersebut bertujuan untuk memajukan perdagangan sub kawasan, dan meningkatkan konektivitas, baik antara Indonesia-Filipina maupun konektivitas ASEAN. Setelah peresmian selesai, Presiden Jokowi akan langsung terbang ke Hong Kong.
Agenda utama Presiden Jokowi di Hong Kong adalah memastikan Warga Negara Indonesia (WNI) mendapat perlindungan dari otoritas Hong Kong. Saat ini tercatat terdapat 172 ribu WNI yang bekerja di Hong Kong.
Selain itu, kunjungan ini juga akan dimanfaatkan Presiden untuk meningkatkan kerjasama ekonomi kedua negara. Hong Kong sendiri merupakan salah satu hub investasi. Pada 2016, nilai investasi Hong Kong ke Indonesia mencapai USD2,25 miliar, naik 225 persen dibanding nilai investasi 2015 yang hanya USD691 juta. (rav)
(Rifa Nadia Nurfuadah)