Victory Day, Dubes Rusia Sayangkan Masih Ada yang Memuji Nazi

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Senin 08 Mei 2017 22:29 WIB
Suasana perayaan Victory Day dan Hari Nasional Rusia di Hotel Ritz Carlton (Foto: Wikanto/Okezone)
Share :

JAKARTA - Kemenangan atas Nazi Jerman dianggap sebagai tonggak sejarah penting bagi dunia. Tanggal 8-9 Mei setiap tahunnya diperingati sebagai Victoria Day.

Bagi Rusia Victory Day, nyawa 27 juta orang yang melayang akibat Nazi Jerman tidak bisa ditukar dengan apapun. Victory Day adalah pengingat bahwa generasi sekarang berutang budi pada generasi yang menjadi korban Perang Dunia II.

"Benar bahwa Rusia menyambut Victory Day dengan air mata karena itu adalah pengingat berapa banyaknya utang budi kita bagi kisah kepahlawanan generasi Perang Dunia II," tutur Duta Besar (Dubes) Rusia Mikhail Galuzin dalam kata sambutan dalam perayaan Victory Day dan Hari Nasional Rusia di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin (8/5/2017).

Namun, hingga lebih dari 70 tahun kekalahan Nazi Jerman, masih ada pihak-pihak yang berupaya memalsukan sejarah. Bahkan ada juga yang masih memuji-muji Nazi.

"Hal itu melemahkan basis tatanan global dan merusak dialog antarnegara. Mengglorifikasi Nazi hanya membenarkan tindakan para pendukung untuk tidak hanya menghina ingatan para korban, tetapi juga mendorong xenophobia, dan sentimen radikal," sambung mantan Duta Besar Rusia untuk Jepang itu.

Galuzin menerangkan, mempertahankan fakta sejarah yang benar adalah tugas generasi penerus para pemenang. Ia juga turut mengucapkan selamat bagi negara-negara bekas Uni Soviet dan negara-negara yang tergabung dalam Sekutu, yaitu Amerika Serikat (AS), China, Inggris Raya, serta Prancis yang juga turut menumpas Nazi Jerman. 

(Emirald Julio)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya