Parah! Kerusakan Hutan di NTT Capai 15.163 Hektare

, Jurnalis
Rabu 10 Mei 2017 13:08 WIB
Share :

KUPANG - Dalam 20 tahun terakhir kerusakan hutan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah semakin parah yakni mencapai 15.163,65 hektare dari potensi hutan dan lahan seluas 2.109.496,76 hektare.

"Salah satu pemicu kerusakan hutan di NTT adalah cuaca yang kadang tidak menentu yang berdampak pada kekeringan dan atau bencana alam banjir serta aktivitas manusia yang mengeksploitasi hutan itu sendiri," kata Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Andreas Jehalu, di Kupang, Rabu (10/5/2017).

Ia mengatakan kondisi alam seperti itu tidak perlu ditangisi, tetapi berupaya untuk terus maju agar kehidupan rakyat bisa lebih sejahtera. Meski cuaca tidak menentu, kata dia, semua itu tidak menjadi kendala dalam mengolah lahan yang gersang.

"Terbukti ada orang NTT yang meraih Kalpataru. Saya yakin bahwa para penerima kalpataru ini menanam di atas lahan yang gersang, ini menunjukan bahwa di mana saja lahan itu bisa ditanami," tuturnya.

Dirinya menyebut penerima kalpataru tingkat Provinsi NTT dari waktu ke waktu terus meningkat untuk berbagai Kategori Perintis Lingkungan, Kategori Pembina Lingkungan, Kategori Penyelamat Lingkungan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya