NEWS STORY: Mengenal Rohana Kudus, Pelopor Jurnalis Perempuan Indonesia

Randy Wirayudha, Jurnalis
Sabtu 13 Mei 2017 10:13 WIB
Rohana Kudus (Foto: Wikipedia)
Share :

Rohana memilih hidup mandiri dan tak turut ayah dan ibu tirinya (Rabiah, istri kedua M Sutan yang juga ibu kandung Sutan Sjahrir) pindah ke Kota Medan. Rohana juga kemudian disunting seorang notaris bernama Abdul Kudus di usia 24 tahun.

Meski melepas masa lajang, Rohana tak terkekang suaminya yang justru mendukung perjuangannya. Adapun di usia menginjak 27 tahun, perjuangan Rohana mengangkat derajat perempuan terbantu Ratna Puti, seorang istri dari Jaksa Kayutanam.

Di tahun 1911 itu, lewat sokongan Ratna Puti, Rohana mendirikan Kerajinan Amai Setia (KAS). Sebuah wadah untuk para perempuan diajarkan calistung alias membaca, menulis dan berhitung, hingga keterampilan lain macam menjahit dan menyulam.

Di samping itu, Rohana tak meninggalkan kegemarannya menulis puisi dan artikel. Sampai pada Juli 1912, Rohana “melahirkan” surat kabar perempuan pertama di Indonesia, ‘Sunting Melayu’. Surat kabar di mana pemimpin redaksi, redaktur dan penulisnya semuanya perempuan.

Pindah ke Bukittinggi pasca-problem pelik yang membawanya ke meja hijau pada 1916, Rohana membuka “Roehana School”. Sekolah yang didirikannya sendiri tanpa sponsor dari manapun dengan model yang sama seperti KAS.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya