"Kalau nama yang jadi wacana (pendamping Dedi Mulyadi) banyak dan itu yang sedang dilakukan komunikasi politik dengan partainya. Itu (komunikasi) dilakukan oleh Pak Dedi sendiri," jelasnya.
Iswara menambahkan, peta koalisi dan kandidat pendamping Dedi sejauh ini masih dinamis. Sehingga saat ini belum bisa dipastikan Dedi akan berpasangan dengan siapa dan Golkar akan berkoalisi dengan partai mana.
"Itulah yang saya bilang masih dinamis karena sampai hari ini belum ada satu pun partai yang mengeluarkan rekomendasi (pengusungan cagub) kecuali NasDem yang sudah mendeklarasikan Ridwan Kamil," ucapnya.
Ia sendiri tidak khawatir dengan deklarasi tersebut. Sebab, NasDem belum memiliki cukup kursi untuk mengusung cagub, kecuali sudah berkoalisi dengan partai lain agar memenuhi syarat pengusungan kandidat cagub-cawagub.
Di sisi lain, PDIP yang bisa mengusung kandidat sendiri juga mengumumkan kandidat cagubnya. Sehingga peta politik masih berjalan dinamis.
(Risna Nur Rahayu)