Tepat pada 9 Juni, Pasukan Tentara Merah Rusia sekali lagi menyerang Karelia Timur karena Stalin menolak untuk bernegosiasi maupun menerima penyerahan diri Finlandia secara simbolis. Finlandia lalu kembali ke 'teman setianya' Jerman, yang menjanjikan dukungan terus-menerus.
Namun kemudian terjadi perubahan dalam pemerintahan Finlandia yang akhirnya memutuskan untuk menandatangani gencatan senjata serta memberi apa yang Stalin inginkan. Semua wilayah yang tercatat dalam perjanjian 1940 akan dikembalikan menjadi milik Rusia.
Sementara itu, di sisi lain tentara Jerman berniat akan merebut tanah Finlandia. Tentara Jerman yang menolak untuk pergi akhirnya membuat perang tak terhindarkan. Pertarungan mengerikan terjadi antara dua raksasa.
Pasukan Axis kalah telak dan membuat Rusia mendapatkan apa yang diinginkannya. Tidak hanya kembali mendapat wilayah Finlandia, Rusia juga mendapat dana reparasi perang dalam jumlah besar. Finlandia kemudian dikenal karena kepasifannya menghadapi ancaman Soviet di era pascaperang.
(Rifa Nadia Nurfuadah)