"Sementara di Pontianak saat ini masih menggunakan tenaga manual. Tahun depan kami berencana akan membeli road sweeper atau mobil pembersih sampah yang akan dipadukan dengan tenaga manual dalam membersihkan sampah di jalan-jalan," ujarnya.
Menurut dia, jika sudah memiliki mobil pembersih sampah tersebut, maka dapat digunakan kapan saja. Berbeda dengan tenaga manual yang jam kerjanya sudah ditentukan, yaitu dari pukul 05.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB.
"Pembelian mobil pembersih sampah tersebut sudah diusulkan tahun depan, yang harganya sekitar Rp3 miliar," tukasnya.
Dalam kesempatan itu, pihaknya hingga saat ini belum ada intruksi untuk penambahan tenaga manual dalam membersihkan jalan-jalan protokol di Kota Pontianak.
(Rizka Diputra)