Kakek dan Nenek Norman King. (Foto: ABS-CBN News)
Norman mengaku mempersembahkan kelulusannya ini untuk Suku Aeta. Ia berharap apa yang telah ia capai mampu membantu memajukan Suku Aeta.
"Saya akan fokus untuk membantu komunitas saya. Dan saya mungki akan menulis buku tentang sejarah Suku Aetas karena kami tidak pernah didokumentasikan," ujar Norman sebagaimana dikutip dari Viral For Real, Minggu (2/7/2017).
Norman menambahkan, bahwa dirinya bercita-cita menjadi seorang ilmuwan. Suku Aeta sendiri hidup dengan semakin terpinggirkan. Banyak dari mereka yang mengalami tindakan diskriminasi. Beberapa dari mereka bahkan diusir dari tanah mereka sendiri untuk kepentingan pihak yang berkuasa.
Akibat pengusiran tersebut, banyak orang Aeta yang kemudian pindah ke kota. Mereka hidup dengan dengan berkeliaran di jalan-jalan. Sebagian dari mereka memutuskan untuk menjadi pengemis guna menyambung hidup.
(Rifa Nadia Nurfuadah)