Masyarakat Halmahera Serahkan Senjata Peninggalan Perang Dunia II ke TNI

Badriyanto, Jurnalis
Sabtu 15 Juli 2017 02:02 WIB
Senjata peninggalan Perang Dunia II yang diserahkan masyarakat Halmahera. (Foto: Badriyanto/Okezone)
Share :

JAKARTA – Sejumlah peralatan perang berupa senjata api jenis SMB kaliber 12,7 milimeter, satu granat standar, dan 15 amunisi kaliber 12,7 mm diserahkan ke Kodim 1508/Tobelo oleh warga Galela, Halmahera Utara, Maluku Utara.

Dandim 1508/Tobelo Letkol Arh Herwin Budi menyampaikan, barang berbahaya itu merupakan peninggalan Perang Dunia II. Senjata tersebut diserahkan secara sukarela setelah dilakukan pendekatan dan sosialisasi tentang bahaya serta konsekuensi hukum atas kepemilikan senjata secara ilegal.

"Masyarakat dengan kesadaran dan sukarela menyerahkannya kepada kami," kata Herwin dalam keterangannya, Jumat 14 Juli 2017.

Senjata peninggalan Perang Dunia II ini juga pernah digunakan saat konflik pada 1999 di Galela dan Tobelo. Lalu sampai sekarang masih berfungsi dan normal sehingga perlu diamankan oleh TNI.

"Bila senjata-senjata dan amunisi tersebut tidak diserahkan kepada pihak keamanan, tidak menutup kemungkin dapat dimanfaatkan oleh kelompok radikal," pungkasnya.

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya