OKEZONE STORY: Tipuan Foto Bersama Berujung Eksekusi Mati Kaisar Rusia

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Minggu 16 Juli 2017 08:02 WIB
Potret keluarga Nicholas II (Foto: Sputnik)
Share :

Revolusi pecah di jalan-jalan Petrograd yang sekarang dikenal sebagai Saint Petersburg pada Maret 1917. Nicholas dipaksa untuk turun takhta sebulan kemudian. Pada November 1917, kaum sosialis radikal Bolshevik yang dipimpin Vladimir Lenin, mengambil alih kekuasaan di Rusia dari tangan pemerintahan sementara.

Perang Sipil kemudian pecah pada Juni 1918 ketika tentara Putih anti-Bolshevik merangsek masuk ke Yekaterinburg, lokasi di mana Nicholas II dan keluarganya tinggal, dalam sebuah kampanye terhadap Bolshevik. Otoritas lokal diminta untuk mencegah evakuasi keluarga Romanov.

Dalam sebuah pertemuan rahasia, hukuman mati dijatuhkan kepada keluarga kerajaan. Pada 16 Juli 1918 malam hari waktu setempat, Nicholas, Alexandra, lima orang anaknya, dan empat pelayan diminta untuk segera berganti pakaian dan pergi ke gudang bawah tanah di rumahnya.

Di sana, 11 orang itu diminta berdiri dalam dua baris untuk sesi foto bersama demi membuktikan rumor bahwa mereka tidak melarikan diri. Tiba-tiba, puluhan pria bersenjata masuk ke ruangan dan memberondong tembakan ke arah keluarga tersebut. Mereka yang masih bertahan dari berondongan peluru, ditikam hingga mati.

Jenazah Nicholas, Alexandra, dan tiga orang anaknya kemudian dimakamkan di sebuah hutan di dekat Yekaterinburg. Jenazah mereka baru ditemukan dalam penggalian pada 1991 dan teridentifikasi lewat tes DNA sekira dua tahun kemudian.

Namun, jenazah putra mahkota Pangeran Alexei dan putri bungsu bernama Anastasia tidak terhitung. Fakta itu memunculkan spekulasi bahwa Anastasia selamat dari eksekusi mati. Akan tetapi, spekulasi itu tidak pernah terbukti. Yang pasti, Kekaisaran Rusia runtuh dan digantikan oleh USSR sejak 1922 hingga berubah menjadi Republik Federasi Rusia pada 12 Juni 1990.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya