HISTORIPEDIA: Austria-Hungaria Kirim Ultimatum Pada Serbia, Awali Perang Dunia I

Rahman Asmardika, Jurnalis
Minggu 23 Juli 2017 06:01 WIB
Pembunuhan atas Franz Ferdinand dan istrinya di Sarajevo menjadi awal mula pecahnya salah satu konflik paling berdarah dalam sejarah dunia. (Foto: The Baron)
Share :

Sementara dunia menunggu tanggapan Serbia, Jerman bekerja secara diplomatis untuk meminimalisir dampak ultimatum tersebut. Namun kekuatan besar lainnya tidak ada yang percaya bahwa Austria-Hungaria dengan kekuatan militer yang relatif lemah, hanya bertindak sendiri. Pada tahun 1914, garis pertempuran telah ditarik di Eropa: jika Jerman mendukung Austria-Hungaria melawan Serbia dan sekutunya, Rusia maka sekutu Rusia yaitu Prancis dan Inggris, kemungkinan akan turut terjun ke dalam perang.

Mendapat ultimatum tersebut, Serbia segera berkonsultasi dengan Rusia yang segera meyakini bahwa Jerman memanfaatkan pembunuhan Franz Ferdinand untuk memicu perang guna mempertahankan kepentingannya. Pada 24 Juli, Dewan Menteri Rusia setuju untuk memerintahkan empat distrik militer untuk bersiap melakukan mobilisasi.

Pada 25 Juli 1914 sore, Perdana Menteri (PM) Serbia Nicola Pasic mengirimkan jawaban atas ultimatum Austria-Hungaria kepada Baron Giesldi di Kedutaan Austria sebelum batas waktu pukul enam sore. Serbia menyatakan menyetujui semua tuntutan Austria-Hungaria kecuali partisipasi dual monarki itu dalam penyelidikan internal dengan alasan tindakan tersebut merupakan pelanggaran undang-undang dasar dan hukum kriminal Serbia.

Jawaban Serbia tersebut tidak membuat perbedaan terhadap respons Austria-Hungaria. Baron Giesl segera meninggalkan Serbia dan memutuskan hubungan diplomatik antara Wina dengan Sarajevo. Tiga hari kemudian, pada 28 Juli 1914, Austria-Hungaria menyatakan perang terhadap Serbia, mengawali pecahnya Perang Dunia I.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya