Pengelola Adventure Zone, Brent Williamson mengaku menyesalkan insiden tersebut.
"Saya merasakan penyesalan yang medalam bahwa salah satu gajah kami telah menyebabkan seorang pemandu tewas dan kami dengan terpaksa juga menembak mati Mbanje," ujar Brent.
Sayangnya penyebab pasti mengamuknya Mbanje masih belum diketahui. Sementara itu, Badan Pencegahan Kekejaman terhadap Hewan Zimbabwe (ZNSPCA) menyatakan, bahwa gajah tidak benar-benar bisa dijinakkan. Para gajah yang diperuntukan untuk melayani para turis biasanya diculik di usia muda dan dipisahkan dari keluarga mereka.
Dan agar bisa tunduk, gajah tak jarang mengalami siksaan secara fisik maupun mental. Hal inilah yang kemungkinan besar mampu memicu emosi tidak stabil dari para gajah.
(Rifa Nadia Nurfuadah)