Kepada pihak kepolisian, Ledia meminta agar menelusuri peristiwa tersebut. "Telusuri dengan seksama oleh polisi bagaimana kejadian sebenarnya," katanya.
Sementara untuk siswanya, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengungkapkan, perlu adanya rehabilitasi psikologis sehingga kebiasaaan semacam itu tak terulang lagi.
"Begitu ketahuan siapa saja yang menonton segera direhabilitasi psikologis. Menonton materi pornografi dapat menimbulkan adiksi," pungkasnya.
Diketahui, foto nonton porno bareng tersebut diunggah oleh akun Facebook "Gua Sahrul Gunawan" pada 23 Juli 2017 pukul 19.16 WIB. Foto tersebut disertai caption “Ga ada guru? Hajar kuy :v.”
Sayangnya tidak diketahui di mana lokasi kejadian tersebut. Penemuan kejadian tidak mendidik tersebut lantas dilaporkan pengguna Facebook lain bernama Andi Awal dengan mengadukan ke 'Halo Polisi' pada Senin 24 Juli pukul 23.56 WIB.
(Arief Setyadi )