Dikatakan Ryamizard, pihaknya sempat menawar harga Sukhoi SU-35 tersebut kepada Rusia. Alhasil, harganya pun turun dari USD150 juta menjadi USD90 juta. Sementara dalam pembelian tersebut, pemerintah juga memasukkan paket suku cadang untuk perawatan.
"Saya sudah nawar buka harga dari USD 150 juta jadi USD 90 juta. Untuk suku cadang ada tenang saja," terangnya.
Seperti diketahui pemerintah membeli SU-35 Rusia dengan sistem imbal beli pesawat dan hasil perkebunan Indonesia. Artinya Rusia sebagai penjual juga wajib membeli komoditas hasil perkebunan Indonesia. (sym)
(Awaludin)