“Pasti, itu sudah pasti (ada kepentingan politik). Dan itu (Saracen) sangat berpengaruh pada proses pilkada,” terang Said.
(Baca juga: Menristek: Sindikat Hoaks seperti Saracen Harus Dilawan dengan Teknologi)
Said menjelaskan, Kelompok tersebut membuka peluang aksi teror. Bahkan Saracen sudah terindikasi terorisme. Saracen bikin konflik dan perang saudara.
Seperti diketahui, Satgas Patroli Siber Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berhasil mengungkap Saracen, kelompok pelaku ujaran kebencian terhadap SARA (suku, agama, ras dan antargolongan). Kelompok Saracen memiliki grup facebook Saracen News, Saracennewscom dan Siber Team.
(Ulung Tranggana)