Terkait relawan kemanusiaan ini, PP Ansor akan berkordinasi dengan pemerintah pusat. Dan pada intinya, Banser Jatim siap berangkat untuk menjalankan misi kemanusiaan.
"Karena kami tidak bisa berangkat sendiri, karena ini lintas negara dan perlu komunikasi antar pemerintah," imbuhnya.
Sebelumnya, Banser Jatim menggelar Salat Gaib dan doa bersama terkait tragedi kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Arakan, Rakhibe State, Myanmar. Tragedi pembantaian etnis Rohingnya ini mengundang kecaman dari sejumlah negara kepada Perdana Menteri Myanmar Aung San Suu Kyi. Peraih nobel perdamaian ini terkesan membiarkan aksi pembantaian terhadap Muslim Rohingnya.
(Mufrod)