Meski demikian, dia menyatakan kawasan Candi Borobudur masih tetap dibuka untuk wisatawan. Sementara warga yang hendak menyampaikan empati terhadap tragedi kemanusiaan muslim Rohingya, bisa dilakukan di masjid-masjid terdekat.
“Apalah nanti akan ada penutupan (Candi Borobudur), yang jelas penutupan untuk yang akan melakukan aksi. Sedangkan bagi wisatawan asing yang jauh-jauh kita akan koordinasik dan dengan pihak pengelola. Kita berharap wisatawan-wisatawan asing itu juga tidak ada gangguan,” lugasnya.
Baca Juga: Mendagri Imbau Dukungan untuk Rohingya Tak Sampai Turun ke Jalan
Sekadar diketahui, beberapa hari terakhir marak beredar informasi digelarnya aksi solidaritas yang akan dilakukan sejumlah ormas dengan mengerahkan jutaan orang di Candi Borobudur, Jumat 8 September. Aksi itu digelar sebagai bentuk solidaritas terhadap umat muslim Rohingya yang saat ini tengah dilanda krisis kemanusiaan di Myanmar.
(Rachmat Fahzry)