Dedi Mulyadi Bentuk Karakter Anak Melalui Program Tujuh Hari Pendidikan Istimewa, Apa Saja Itu?

Mulyana, Jurnalis
Kamis 07 September 2017 22:42 WIB
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Foto dangiangkisunda.com
Share :

Baca Juga: Luar Biasa! Kang Dedi Komandoi Jalannya Program 'Kamis Welas Asih' di Sekolah

Lalu, Kemis Nyanding Wawangi, itu tema pembelajaran setiap hari Kamis. Dalam praktiknya, pelajar dituntut untuk lebih kreatif lagi. Terutama dari sisi kepekaan sosial. Mereka diajarkan untuk lebih saling menghormati‎ dan menebar kasih sayang antar sesama.

Tak hanya itu, aspek rohani pelajar pun turut terasah. Karena, pada hari Jumat mereka semua belajar mengasah kesucian hati, jiwa dan pikiran agar tetap terjaga dan selalu dekat dengan Tuhan (Nyucikeun diri). Pembelajaran hari Jumat dimulai dengan Salat Dhuha bersama yang dilanjutkan pembacaan Alauran bagi pelajar Muslim. ‎Bagi yang non muslim, menyesuaikan dengan agama masing-masing.

Sedangkan, Sabtu-Minggu merupakan penutup dari kegiatan belajar para siswa. Namun demikian, Sabtu Minggu Betah di Imah (Sabtu Minggu Betah di Rumah) bukan berarti tidak ada pelajaran bagi para siswa ini. Mereka tetap harus belajar, yakni belajar dari orang tua masing-masing. Misalnya, membantu pekerjaan rumah.

(Rachmat Fahzry)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya