Sara juga pernah terseret skandal penggelapan dana negara lainnya pada Mei 2016. Ia dituduh menyewa pembantu untuk mendiang ayahnya yang tengah sakit parah dengan menggunakan dana negara. Sara turut diduga menyewa jasa seorang tukang listik yang tidak memenuhi standar tender pemerintah.
Belum jelas apakah dakwaan tersebut akan mempengaruhi Benjamin Netanyahu secara politik. Ketua Partai Likud itu sendiri diketahui tengah diselidiki atas dua kasus dugaan korupsi.
Salah satu yang cukup terkenal adalah, Kasus 1.000, yang melibatkan gratifikasi. Netanyahu dan keluarga dituduh menerima uang dari sejumlah pengusaha. Satu kasus lainnya, Kasus 2.000, adalah skandal di mana ia berupaya menyogok pemiliki media di Israel agar memberitakan sisi positif tentang dirinya.
(Wikanto Arungbudoyo)