Anggota Komisi III ini menuturkan pentingnya laporan pansus ke presiden untuk saling memberikan pemahaman kepada presiden dalam konteks hubungan antar lembaga negara. Meskipun pengajuan rapat konsultasi antar Presiden dan Pansus Angket baru pertama kali dilakukan.
"Jadi, rapat konsultasi itu penting. Terkait rekomendasi, kalau soal lembaga, presiden tentu akan menghargai," kata Taufiqulhadi.
Demi menunjukkan keseriusannya bertemu Presiden Jokowi, Masinton dan Taufiqulhadi bahkan membawa lima koper berisi data-data hasil temuan Pansus atas KPK. Diantaranya laporan hasil RDPU, hasil audit BPK atas laporan keuangan KPK, berkas pengaduan posko angket KPK, daftar temuan aset sitaan KPK, serta laporan hasil temuan angket.
"Sejumlah tas di depan ini, nanti akan kami sampaikan juga ke Presiden," pungkasnya.
(Salman Mardira)