5. Triumph of The Will (Jerman)
Hitler mengerti bahwa film bisa membawa pesan propaganda yg ampuh untuk mengikat emosi penonton dan dia berhasil melakukan itu dengan ‘Triumph of the Will’, di mana di nobatkan oleh banyak kritikus film sebagai film propaganda terbaik sepanjang masa.
‘Triumph of the Will’ membuat banyak revolusi teknis perfilman melalui cinematography yg brilliant; shooting dari udara, pergerakan dan komposisi kamera yg dinamis, penggunaan lensa fokus panjang untuk menciptakan perspektif yg distorsi dan juga peggunaan musik yg beda. Banyak juga yg berpendapat cinematography modern yg kita lihat di film era sekarang, video klip dan iklan-iklan dinamis semua berhutang budi kepada ‘Triumph of the Will’.
Imej-imej parade militer Jerman yg anggun dan heroik, pidato Hitler yg berapi-api tentang kesatuan kekuatan Jerman dan visual bendera-bendera Nazi yg sangat kuat dan megah bisa menangkap sebuah momen di mana penonton terbawa hanyut oleh pesan-pesan propaganda Hitler.
Bahkan film ini mendapatkan penghargaan emas di Venice Biennale (Festival seni di Venice) dan di Grand Prix exhibition di Paris tahun 1937, sementara isi pesan Hitler yg menyeramkan tentang memurnikan ras Jerman menjadi ras Aryan tidak di anggap terlalu penting dan akhirnya menjerumuskan dunia ke perang dunia ke II.(fin)
(Amril Amarullah (Okezone))