JAKARTA - Sebuah rumah di jalan Lembang Nomor 58, Jakarta Pusat, masih tampak asri dan rapi dengan dihiasi sebuah patung gagah seorang jenderal. Tepat di pojok jalan terdapat tulisan Sasmitaloka Pahlawan Revolusi Jenderal TNI Ahmad Yani.
Ya, tempat ini dulunya adalah rumah mendiang Menteri/Panglima Angkatan Darat (Menpangad) Letjen (Anumerta Jenderal) Ahmad Yani. Rumah pribadi sang jenderal yang jadi saksi bisu tragedi pembunuhan terhadapnya pada suatu dini hari 1 Oktober 1965.
Siapa yang menyangka, kalau jendral kelahiran Purworejo, Jawa Tengah, pada 19 Juni 1922 itu, memiliki beberapa prestasi yang mengagumkan.
Berikut empat fakta Jenderal Ahmad Yani yang berhasil dihimpun Okezone dari sejumlah sumber:
1. Juru Selamat Magelang
Pada tahun 1943, ia bergabung dengan tentara yang disponsori Jepang Peta (Pembela Tanah Air), dan menjalani pelatihan lebih lanjut di Magelang.