Penyidik kepolisian, Fabio Pinheiro Lopes mengatakan, geng tersebut telah menghabiskan dana sekira USD1,27 juta untuk membangun terowongan dari sebuah rumah kontrakan di dekat bank yang ditargetkan.
"Kami memutuskan untuk melakukan operasi penangkapan. Kami menangkap para pemimpin, masih ada kemungkinan beberapa tersangka lainnya melarikan diri," ujar Lopez.
Sebelumnya, teknik serupa juga pernah digunakan oleh kawanan perampok lain sekira 12 tahun lalu. Kelompok perampok tersebut berhasil masuk ke sebuah bank di Fortaleza dan mencuri uang sekira USD70 juta. Sementara itu, Russian Today melaporkan, para perampok memulai pembangunan terowongan tersebut pada 4 bulan lalu.
(Rufki Ade Vinanda)