KUPANG - Pemerintah Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membutuhkan anggaran Rp5,8 miliar untuk merekonstruksi ruas jalan Lamagute-Waimatan sepanjang 2,3 kilometer yang rusak parah tertimbun material bebatuan Gunung Ile Lewotolok saat gempa bawah laut pekan lalu.
Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday mengatakan, pentingnya merokonstruksi ruas jalan yang rusak itu untuk membuka kembali akses transportasi masyarakat untuk kepentingan peningkatan ekonomi masyarakat.
"Ruas jalan yang akan direkonstruksi itu adalah dari Lamagute menuju Waimatan sepanjang 2,3 kilomter yang rusak parah," katanya, kepada Okezone Jumat (13/10/2017).
Selain merekonstruksi ruas jalan itu, Pemerintah Kabupaten Lembata juga berencana akan menambah luasan lebar ruas jalan di utara daerah seputuaran Gungn Ile Lewotolok yang melintasi Mawa menuju Lamagute hingga ke Waimatan selebar 40 meter dengan kebutuhan anggaran Rp18 miliar lebih.
"Staf teknis Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lembata telah menghitungnya dan diharap akan ada bantuan dana tersebut untuk kepentingan pelaksanaan rekonstruksi jalan tersebut," katanya.