HARI SUMPAH PEMUDA: Antologi Perjuangan Kaum Muda, Bung Tomo, Sumpah Pemuda dan Proklamasi

Yudhistira Dwi Putra, Jurnalis
Sabtu 28 Oktober 2017 08:30 WIB
Share :

17 Agustus 1945, Soekarno dan Mohammad Hatta memproklamirkan kemerdekaan Indonesia sebagai sebuah bangsa. Peristiwa pengeboman Kota Hiroshima dan Nagasaki pada tanggal 6 dan 9 Agustus membuat Jepang lengah dan lemah. Kesempatan itu dimanfaatkan oleh para pemuda untuk segera mewujudkan proklamasi kemerdekaan.

Para pejuang muda yang terdiri dari Chaerul Saleh, Sukarni, Wikana dan Tan Malaka terus mendesak Soekarno dan Hatta untuk segera memproklamirkan kemerdekaan. Meski Jepang telah menjanjikan penyelenggaraan kemerdekaan pada 24 Agustus 1945, mereka khawatir rencana tersebut merupakan tipu muslihat semata.

Pada saat itu, Soekarno belum yakin Jepang betul-betul menyerah. Soekarno khawatir proklamasi kemerdekaan saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah yang besar. Para pemuda kemudian membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok, dini hari tanggal 16 Agustus 1945.

Dalam kesempatan itulah mereka berusaha meyakinkan Soekarno agar tidak terpengaruh terhadap Jepang untuk memberikan hadiah kemerdekaan sesuai hasil pertemuan di Dalat Vietnam.

Benar saja, sekembalinya dari Rengasdengklok, Soekarno dan Hatta berusaha menemui Kepala Staf Tentara ke XVI (Angkatan Darat) yang menjadi Kepala pemerintahan militer Jepang (Gunseikan) Hindia Belanda, Mayor Jenderal Moichiro Yamamoto di Jakarta.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya