Komentar itu pun langsung menyulut kemarahan kubu Erdogan serta para pejabat di partai penguasa. “Pidato kebencian Tezcan adalah salah satu contoh aib bagi oposisi utama,” tulis juru bicara Erdogan, Ibrahim Kalin, pada Senin 30 Oktober 2017.
Pada hari ini, pengacara Erdogan pun melaporkan komentar Tezcan tersebut. “Kami telah mengajukan petisi hukum mengenai Bulent Tezcan dengan kantor kejaksaan Ankara karena kejahatan menghina presiden,” tulis pengacara sang Presiden Turki, Huseyin Aydin, di Twitter.
Sekadar informasi, menghina presiden merupakan kejahatan di Turki yang dapat menyebabkan seseorang mendekam di penjara hingga empat tahun. Para pengacara Erdogan diklaim telah melaporkan lebih dari 1.800 kasus penghinaan terhadap sang Presiden Turki. Dari seorang kartunis, mantan Miss Turki bahkan hingga siswa sekolah tidak lepas dari tuduhan menghina Presiden Turki karena mengkritisi Erdogan.
(Emirald Julio)