DEMAK – Sedikitnya 500 rumah warga di permukiman padat penduduk di Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mendapat giliran pengasapan (fogging) dari Rescue Perindo Jateng. Lima petugas menyisir setiap rumah beserta saluran air yang disinyalir menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk aedes aegepty.
"Pagi ini kita melakukan fogging di RT 1–7 RW 4. Ada sekira 500 rumah yang kita fogging. Memasuki musim hujan kan biasanya terjadi genangan-genangan air sehingga berpotensi menjadi tempat bertelurnya nyamuk. Makanya kita berantas dengan melakukan fogging," kata Ketua DPW Rescue Perindo Jateng Mochsin Anwar, Sabtu (18/11/2017).
Ia mengatakan, fogging tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan serupa tak jauh dari lokasi saat ini. Dengan melakukan fogging secara menyeluruh diharapkan dapat menekan angka penderita demam berdarah yang diakibatkan gigitan nyamuk. Maka itu, pihaknya berkomitmen menjaga kesehatan masyarakat dengan melakukan fogging sesuai permintaan warga.
"Sebelumnya di dekat-dekat sini sudah kita lakukan fogging, tapi kemudian ada permintaan lagi agar merata. Fogging ini kan sebagai upaya preventif agar nyamuk penyebar demam berdarah itu bisa dibasmi. Selain itu, kita juga membagikan abate secara gratis untuk dimasukkan ke bak kamar mandi agar jentik-jentik nyamuk ikut musnah," terangnya.
Pria berkacamata itu menambahkan, Partai Perindo fokus mengembangkan program yang langsung bersentuhan dengan rakyat kecil. Tak hanya fogging dan pembagian abate, Perindo juga menyediakan ambulans untuk digunakan warga tanpa dipungut biaya alias gratis.