Memimpin lebih dari 800 ribu jiwa di sebuah wilayah yang memiliki luas dua kali lipat dari ibu kota, berbagai pembenahan dilakukan Emil.
Pada sektor pelayanan publik, Emil berhasil menciptakan pelayanan kemiskinan yang berbasis musyawarah desa. Didasari hasil musyawarah tersebut, nantinya akan ditentukan kelompok-kelompok masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan.
Atas pelayanan tersebut, konsultan marketing terkemuka MarkPlus, Inc mengganjar Trenggalek dengan penghargaan WOW Public Services Excellence Award Jawa Timur 2017 bersama Kabupaten Ngawi, Kabupaten Malang dan Kota Malang.
Untuk pelayanan kesehatan, Emil juga berhasil mencatatkan prestasi gemilang. Di bawah kepemimpinannya, Trenggalek berhasil memperoleh akreditasi tertinggi dalam hal layanan dan fasilitas kesehatan.
“Untuk pelayanan rumah sakit kami mencapai akreditasi tertinggi, bintang lima atau paripurna," kata Emil.
Selain itu, Emil juga berhasil mendobrak batas isolasi yang sebelumnya dialami Trenggalek. Dengan memperbaiki infrastruktur jalan, Emil berhasil menyambung kembali akses Trenggalek dengan sejumlah wilayah di sekitarnya.
"Selain itu kami sudah meningkatkan keandalan jalan ke salah satu kecamatan paling jauh dan paling sulit yaitu Munjungan. Sekarang jalannya sudah sangat baik dan terus kami mantapkan,” terang Emil.
Tak hanya membuka akses, Emil juga berhasil menarik wisatawan masuk ke Trenggalek lewat sejumlah pembenahan yang ia lakukan. Selain mempromosikan karunia alam berupa pantai-pantai indah, Emil juga membangun hutan-hutan Trenggalek sebagai kawasan ekowisata hutan.
Tak hanya itu, Emil juga berhasil memanfaatkan berbagai potensi kehutanan Trenggalek, misalnya mengangkat minyak asiri yang berbahan baku nilam dan cengkih yang menjadi salah satu komoditas Trenggalek. Kesuksesan Emil mengangkat minyak asiri pun menjadikan Trenggalek sebagai sentra rujukan riset minyak asiri di Indonesia.
“Kami bekerja sama dengan Institut Atsiri (Universitas Brawijaya, Malang) untuk menjadikan Trenggalek sebagai science and techno park for essential oil di Indonesia,” papar Emil.