MEDAN – Presiden Joko Widodo mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Masjid Al-Rawdah, Bir Al-Abed, Provinsi Sinai Utara, Mesir, usai pelaksanaan salat Jumat, 24 Nopember 2017 kemarin. Akibat aksi teror tersebut, 235 orang tewas.
Mewakili rakyat Indonesia, Jokowi juga menyampaikan simpati mendalam untuk pemerintah Mesir dan korban.
“Saat ini rakyat Indonesia menaruh simpati dan duka yang mendalam atas insiden tersebut. Saya mengutuk keras teroris yang ada di Mesir, dan juga simpati yang mendalam dari seluruh rakyat Indonesia, baik pada pemerintah Mesir maupun kepada korban," kata Jokowi usai menghadiri resepsi adat pernikahan Bobby-Kahiyang di Medan, Sabtu (25/11/2017).
Jokowi mengatakan, segala upaya tindakan terorisme dan radikalisme harus diperangi bersama. Itu merupakan sebuah kewajiban.
"Indonesia selalu bersama dengan Mesir dalam situasi yang seperti ini. Kerjasama dalam rangka memerangi terorisme dan radikalisme adalah kewajiban kita bersama," ungkapnya.
Sebelumnya, sebanyak 235 orang tewas dan 120 orang lainya mengalami luka-luka atas serangan bom dan penembakan tersebut. Atas aksi terorisme tersebut, pemerintah Mesir mengeluarkan hari berkabung nasional selama tiga hari. Hingga saat ini, belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut. Namun, kelompok militan lokal yang berafiliasi dengan ISIS pernah mengklaim melakukan serangan-serangan di Mesir sebelumnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)