Para aktivis telah menuntut tindakan tersebut kepada pemiliknya, dengan sebuah petisi yang ditandatangani oleh 10 ribu orang Rusia.
"Satu hal adalah saat anjing Anda mati, tapi pria ini memiliki banyak anjing," kata seorang sukarelawan.
"Hari ini dia membiarkan anjingnya mati di samping rumahnya, dan besok hal yang sama juga terjadi pada anjing-anjing lainnya," tambahnya.
Para aktivis hewan juga mengeluhkan dugaan kelambanan polisi atas kasus ini. Mereka mengklaim ini memberi lampu hijau untuk kekejaman terhadap anjing yang tidak diinginkan. Kini seorang anggota parlemen di Moskow, Sergey Boyarsky, telah menangani kasus terhadap kekejaman hewan tersebut.
(pai)
(Rifa Nadia Nurfuadah)