3 Pria Didakwa Membunuh Jurnalis Anti-Korupsi Malta

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Rabu 06 Desember 2017 10:02 WIB
Jurnalis Anti-korupsi Malta, Daphne Caruana Galizia, tewas akibat bom yang dipasang di mobilnya (Foto: Darrin Zammit Lupi/Reuters)
Share :

Tewasnya Daphne Caruana Galizia membuat Malta, sebuah negara kecil di dekat Laut Tengah, menjadi sorotan dunia. Pemerintah Malta lantas menjanjikan hadiah berupa uang tunai 1 juta Euro jika ada yang berani memberikan informasi terkait kasus pembunuhan tersebut.

BACA JUGA: PM Malta Tawarkan Hadiah Besar untuk Ungkap Kasus Pembunuhan Jurnalis Anti-Korupsi

Media-media setempat melaporkan, tim penyidik berhasil melacak para terduga pelaku lewat penyadapan telefon. Data-data panggilan telefon itu kemudian dianalisis hingga salah satunya menunjukkan panggilan dari sebuah telefon seluler (ponsel) yang memicu ledakan bom di mobil Daphne.

Daphne Caruana Galizia semasa hidupnya kerap mengekspos kasus-kasus korupsi berprofil tinggi di negaranya. Ia begitu dicintai oleh pembacanya karena tidak mengenal rasa takut. Meski demikian, perempuan itu juga harus berhadapan dengan 36 tuntutan hukum atas pencemaran nama baik dalam beberapa bulan sebelum tewas.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya