Sebelumnya, Gubernur Jambi Zumi Zola saat menggelar jumpa pers di rumah dinasnya di kawasan Pasar, Kota Jambi, Jumat 1 Desember 2017, menegaskan tidak terlibat sama sekali.
Ia tidak pernah memerintahkan secara tertulis atau lisan kepada bawahannya untuk melanggar hukum. "Itu bukan di luar kontrol dan wewenang saya," tegas Zumi Zola.
Atas kejadian operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang terjadi di Jambi pada Selasa lalu, ia sangat menyesalkannya. Padahal, dirinya sudah sering mengingatkan jajarannya agar tidak terlibat masalah hukum.
"Bahkan kami, DPRD, wali kota, dan bupati sudah membuat pakta integritas untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak taat hukum," jelasnya.
Seperti diberitakan, pada Selasa 28 November, Tim KPK menangkap oknum DPRD dan pejabat Provinsi Jambi dalam sebuah OTT. Tindakan itu terkait dugaan penyuapan dalam pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2018.
(Hantoro)