Alasan lainnya yang menyebabkan pengaduan masyarakat menurun, yakni sebagai dampak dari masifnya advokasi perlindungan anak dan perilaku masyarakat terkait perlindungan anak semakin baik.
"Lalu, model-model pengarusutamaan perlindungan anak pada lembaga penyelenggaraan perlindungan anak mulai bertumbuhan; sekolah ramah anak, puskesmas ramah anak, dan lain sebagainya," terang Susanto.
(Baca Juga: Tewaskan Syahdan, Seorang Pelajar Pelaku Duel ala Gladiator Jadi Tersangka)
Kendati begitu, Susanto menggarisbawahi kualitas dan kompleksitas kasus kekerasan terhadap anak semakin meningkat. "Hal ini dapat dilihat misalnya kasus video pornografi yang korbannya lebih dari 750 ribu anak serta kasus-kasus bullying yang masih terjadi di sekolah-sekolah di Tanah Air," ungkapnya.
(Arief Setyadi )