"Bergantung pada pemilik suara apakah menghendaki kepengurusan hingga 2019 atau 2022. Sebab, Munaslub memiliki kewenangan yang sama dengan Munas, yakni untuk menetapkan kepengurusan baru, terserah forum nanti," papar Ace.
(Baca Juga: Airlangga: Keluarga Setya Novanto Ikhlas Terima Rapimnas dan Munas)
Namun, hal berbeda disampaikan Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie alias Ical mengatakan, bahwa Ketua Umum Golkar yang bakal dipilih dari Munaslub hanya aktif sampai 2019. Menurut Ical, posisi ketua umum saat ini hanya mengisi kekosongan jabatan setelah ketua umum sebelumnya, Setya Novanto mengundurkan diri.
"Kalau menurut keputusan pleno hanya sampai 2019," kata Ical.
(Arief Setyadi )