JOHANNESBURG - Wakil Presiden (Wapres) Afrika Selatan (Afsel) Cyril Ramaphosa terpilih sebagai pemimpin partai paling berkuasa di Afsel, ANC, dalam sebuah pemungutan suara tertutup yang berlangsung sehari setelah kongres partai. Kongres tersebut menetapkan arahan bagi negara tersebut dan partai yang telah memerintah sejak berakhirnya politik apartheid.
Sebagai pemimpin ANC, Ramaphosa, seorang pemimpin serikat berusia 65 tahun yang menjadi pengusaha dan sekarang adalah salah satu orang terkaya di Afsel, kemungkinan akan menjadi presiden berikutnya pada pemilihan umum (pemilu) yang digelar pada 2019.
BACA JUGA: Parpol Penguasa Afsel Gelar Kongres untuk Pemilihan Capres
Ramaphosa berhasil mengalahkan Nkosazana Dlamini-Zuma yang merupakan mantan menteri kabinet dan mantan istri Zuma, pada pemungutan dan menandai momen penting bagi ANC, yang meluncurkan peraturan mayoritas kulit hitam di bawah kepemimpinan Mandela pada 23 tahun yang lalu.
Dilansir dari Reuters, Rabu (20/12/2017), Cyril Ramaphosa tersenyum dan memeluk pejabat partai lainnya karena hasilnya dibacakan menunjukkan kemenangannya. Zuma terlihat berwajah kaku dan hanya duduk saat kemenangan Ramaphosa diumumkan.