Sandiaga berharap, pengecekan rutin urine tersebut mampu menangkal peredaran narkoba ke Rusun di Ibu Kota. Sebab, menurut dia, hunian murah bagi warga tersebut harus terbebas dari narkotika.
"Pengecekan urine yang rutin ini sehingga tidak menyebar khususnya di tempat-tempat yang mestinya harus betul-betul seteril tidak boleh ada masuk narkotika, dan karena kita sekarang mendeklarasikan perang terhadap narkotika," tandasnya.
Sebelumnya, Kepala BNN Provinsi DKI Jakarta Brigjen Johny Latupeirissa mengatakan ada sekitar 12 rusun yang berdiri di Ibu Kota menjadi tempat peredaran narkoba. Di antaranya adalah Rusun Marunda, Rusun Flamboyan, Rusun Tambora, dan Rusun Cempaka Putih.
"Kurang lebih ada 12 rumah susun, yang kita lakukan tes urine di sana sekaligus kita Operasi Bersinar," ungkap Johny di Balai Kota DKI Jakarta kemarin.
(Angkasa Yudhistira)