Kerahkan Tim Labfor, Polisi Selidiki Robohnya Tembok Apartemen Pakubuwono Spring

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Rabu 27 Desember 2017 13:57 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Polisi menerjunkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) untuk menyelidiki peristiwa robohnya tembok Apartemen Pakubuwono Spring, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan yang mengakibatkan enam orang terluka dan tiga diantaranya meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyebut, saat ini pihak Polres Metro Jakarta Selatan juga sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait dengan kejadian tersebut.

"Masih menunggu dari Labfor, jadi nanti dari labfor kami mengecek di sana, berkaitan dengan robohnya bangunan itu," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (27/12/2017).

Argo menuturkan, olah TKP dan pengecekan Tim Labfor itu dilakukan untuk mendalami Standar Operasional Prosedur (SOP) apakah sudah dipenuhi atau belum dalam proyek pembangunan tersebut.

(Baca juga: 3 Orang Tewas Akibat Tertimpa Robohan Tembok Apartemen Pakubuwono Spring)

Dalam hal ini, Argo menjelaskan jajarannya mengecek struktur bangunan, spesifikasi bangunan, SOP keselamatan pekerja dan peraturan soal jam kerja di malam hari. Mengingat kejadian tersebut berlangsung pada hari Selasa, 26 Desember 2017 kemarin, sekira jam 20.15 WIB.

"Ada kecelakaan malam hari apa sudah sesuai atau tidak, itu yang kami lakukan penyelidikan," ucap Argo.

Dalam persitiwa ini, korban yang merupakan pekerja dari PT. Tunas Jaya Sanur itu harus meregang nyawa dan luka-luka lantaran tertimpa dan tertimbun bangunan.

(Baca juga: Kronologi Robohnya Tembok Apartemen Pakubuwono Spring yang Tewaskan 3 Orang)

Setidaknya ketika itu ada empat orang yang menjadi korban sempat dilarikan ke rumah sakit (RS). Namun, satu diantaranya dinyatakan tewas. Sedangkan dua korban lainnya langsung meninggal di lokasi kejadian.

Adapun identitas para korban yang mengalami luka-luka adalah, Aris Suryanto bin Sumadi, yang menderita luka patah pada pergelangan tangan kiri dan kaki kanan, Muklas, yang menderita luka sobek di kepala sebelah kiri dengan tujuh 7 jahitan dan Idris bin Sohari mengalami luka lecet diketiak kiri dan kanan, serta luka sobek dikaki sebelah kiri dengan lima jahitan.

Sedangkan korban yang meninggal dunia adalah, Adi alias Bima, Khoirul Ma'sum, dan Dedi Irawan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya