PAN Ternyata Belum Sepakat dengan PKS dan Gerindra Dukung Sudrajat-Syaikhu

Bayu Septianto, Jurnalis
Selasa 02 Januari 2018 11:52 WIB
Zulkifli Hasan.
Share :

JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) ternyata belum tercapai kesepakatan mendukung Sudrajat-Ahmad Syaikhu pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Jabar) 2018. Padahal sebelumnya, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman menyebut PAN bersama Gerindra dan PKS sepakat untuk mendukung Sudrajat-Ahmad Syaikhu.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan partainya masih ingin berkomunikasi dengan calon lainnya yakni Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar.

"Ya jadi saya mau jumpa dengan Demiz dulu lah, sebelum tanggal 8 Januari," ucap Zulkifli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (2/1/2018).

Zulkifli mengatakan, pertemuan dengan Demiz bertujuan untuk mendalami sikap Deddy Mizwar, apalagi setelah ia dipinang Bupati Purwakarta yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

"Iya kita ingin tanya bagaimana ya atau kita ingin tanya juga sikap, saya lihat di koran kan Deddy Mizwar akan berpasangan dengan Golkar. Kita lihat bagaimana," ujarnya.

(Baca juga: Plus Minus Duet Sudrajat-Syaikhu di Pilgub Jabar 2018)

Ketua MPR itu menegaskan sampai saat ini PAN belum ada kata final dengan PKS dan Gerindra untuk mengusung Sudrajat-Syaikhu. Ia menjanjikan dalam waktu dekat ini, PAN akan menentukan sikapnya di Pilgub Jabar 2018. "Ya kan kita mesti ngomong dulu sama Deddy (Mizwar). Kan belum ada yang final juga semuanya. Satu dua hari deh. Kan baru masuk nih belum komunikasi," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden PKS Sohibul Iman pada Rabu 27 Desember 2017 mengumumkan partainya bersama PAN dan Partai Gerindra resmi mendukung pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu di Pilgub Jabar 2018.

Saat itu pengumuman pencalonan ini dihadiri Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan ssjumlah petinggi partainya. Sementara Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan pengurus partai PAN berhalangan hadir karena sedang ke luar kota.

Sohibul menjelaskan dukungan ini diputuskan setelah PKS melakukan rapat Dewan Pimpinan Tingkat Pusat yang menindaklanjuti pertemuan dengan PAN dan Gerindra pada Minggu 24 Desember 2017 lalu.

Menurut Sohibul, dipilihnya pasangan ini sudah memperhatikan berbagai pertimbangan mulai dari jumlah penduduk Jawa Barat yang luas dan memiliki 18 persen dari jumlah pemilih nasional.

"Jabar punya magnitude yang luar biasa, karena penduduk dan pemilihnya 18 persen, dan jumlah itu tidak kecil," kata Sohibul.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya