JAKARTA – Wasekjen Partai Golkar, Tubagus Ace Hasan Syadzily, menilai isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) masih akan muncul dalam Pilkada 2018. Isu SARA itu bisa digaungkan melalui berbagai media sosial.
Untuk mengantisipasinya, menurut Tubagus Ace, seluruh kontestan pilkada termasuk para simpatisannya harus berkomitmen saling menjaga dan tidak melakukan isu SARA.
"Masing-masing kontestan pilkada harus ada komitmen bersama untuk tidak melakukan isu SARA," katanya kepada Okezone, Minggu (15/1/2018).
Komitmen tidak melakukan permainan isu SARA antara kontestan dan para simpatisan ini merupakan salah satu kunci menyukseskan pilkada serentak yang bersih.
"Itu kuncinya," singkatnya.
Selain itu, diperlukan ketelitian penegak hukum dalam melakukan identifikasi isu SARA yang berkembang di lingkungan masyarakat. Tak hanya itu, penegak hukum juga harus tegas dalam menindak pelaku yang melakukan penyebaran SARA.
"Mesti ada ketegasan penegakan hukum karena sudah diatur dalam Undang-Undang Pilkada itu tidak dibolehkan. Kalau ada yang melakukan (SARA), ya harus ditindak secara tegas," tuturnya.