Ia menyebutkan, saat ini oknum TNI pemilik offset itu telah dibawa ke Markas Komando SPORC Brigade Harimau Jambi. Ia masih dimintai keterangan oleh penyidik Balai Penegakan Hukum Sumatera.
"Kita masih melakukan pengembangan terhadap kemungkinan adanya offset lain yang sudah dijual pelaku. Kita juga mengembangkan kepada para pembelinya," tukas dia.
(Hantoro)