Aksi Perawat Lecehkan Pasien Cantik Berujung Pemecatan hingga Masuk Bui

Fiddy Anggriawan , Jurnalis
Jum'at 26 Januari 2018 19:37 WIB
Pasien yang Alami Pelecehan Seksual oleh Pegawai RS (foto: Twitter)
Share :

PEKAN ini publik dihebohkan dengan beredarnya video pasien cantik yang mengaku telah dilecehkan oknum pegawai pria di sebuah rumah sakit di kawasan Jawa Timur. Video yang beredar di media sosial itu pun mendadak viral usai diunggah pemilik akun Twitter @michael24007966 pada Rabu 24 Januari 2018.

Seorang pasien berambut panjang berinisial W yang merupakan warga Sukomanunggal, Surabaya tersebut berang hingga menangis karena tak terima dengan tingkah salah seorang pegawai RS National Hospital usai melakukan operasi. Pasien cantik tersebut merasa diraba-raba (payudaranya) oleh perawat pria yang diketahui bernama Zunaidi.

(Baca Juga: Perawat Remas Payudara Pasien Cantik Selama 3 Menit)

(foto: Twitter)

Sambil menangis menahan emosi, sang pasien pun meminta perawat pria tersebut mengakui perbuatannya. Tampak histeris meminta pengakuan pelaku, membuat beberapa perawat wanita coba mendampingi dan menenangkan korban.

"Kamu ngaku dulu apa yang kamu perbuat," ucap korban sambil menangis dalam cuplikan video tersebut.

"Saya khilaf bu," jawab pegawai pria tersebut.

"Lho tapi kamu remas payudara saya kan sampai dua atau tiga kali kan, kamu masukin tangan? Ngaku, ngaku kamu," kesal korban sambil menunjuk pelaku.

Tak bisa mengelak, pelaku pun mengakui perbuatannya dan meminta maaf sembari menyalami korban. Ia juga terlihat menyalami sejumlah orang lainnya yang ada di dalam ruangan tersebut.

Kronologi Pasien Cantik Dilecehkan Perawat Pria

Berdasarkan keterangan dari kuasa hukum sekaligus suami korban, Yudi Wibowo Subiakto (55), peristiwa pelecehan seksual yang menimpa istrinya terjadi pada 23 Januari sekitar pukul 11 30 WIB sampai 12 00 WIB di rumah sakit National Hospital. Saat itu, sang istri sedang menjalani perawatan.

"Awalnya istri saya mengalami sakit kandungan yang perlu segera penanganan medis yakni operasi. Jika tidak diambil tindakan cepat, bisa mengakibatkan kanker," terang Yudi.

Kemudian sang istri mengabari jika harus dilakukan operasi. Sebab jika tidak dioperasi bisa terkena kanker. Selanjutnya, dioperasi oleh dokter di ruang operasi.

Saat berada di ruang pemulihan, pasien yang setengah sadar merasa diraba-raba (payudaranya) oleh perawat laki-laki bernama Zunaidi.

"Dalam keadaan tak berdaya, (pelecehan) sampai dua kali, (tangannya) dimasukkan, dikeluarkan lagi. Dia (pelaku) tolah toleh lihat ada orang apa enggak. Mungkin ada pasien-pasien lain diperlakukan seperti itu,” ucap Yudi.

<div class="vicon"><iframe width="480" height="340" src="https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMS8yNi8xLzEwODM1OS8wLw==" sandbox="allow-scripts allow-same-origin" layout="responsive"></iframe></div>

Perawat yang Lecehkan Pasien Cantik Dipecat

Mengetahui adanya insiden pencabulan yang dilakukan perawat prianya kepada seorang pasien membuat manajemen RS National Hospital Surabaya, Jawa Timur mengambil tindakan tegas.

Kepala Keperawatan RS National Hospital Surabaya, Jenny Fersariana, menyatakan dirinya mewakili manajemen RS National Hospital meminta maaf atas dugaan terjadi pelanggaran etika profesi oleh oknum perawat pada pasien.

"Manajemen rumah sakit National Hospital tidak mentolelir segala bentuk tindakan pelanggran etika profesi terhadap pasien maupun siapapun seluruh lingkungan RS, dan akan mengambil tindakan tegas atas segala bentuk pelanggaran, baik dari segi hukum maupun disiplin profesi tenaga keehatan," kata Jenny.

Dia menambahkan, pihaknya juga sedang mengkoordinasikan permasalaham tersebut dengan organisasi profesi keperawatan. Manajemen pun mengambil tindakan tegas pada yang bersangkutan dengan memberhentikan secara tidak hormat.

Sedangkan kasus pencabulan sendiri sudah dilaporkan ke SPKT Polrestabes Surabaya dan mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini.

<div class="vicon"><iframe width="480" height="340" src="https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMS8yNS8xLzEwODMyMC8wLw==" sandbox="allow-scripts allow-same-origin" layout="responsive"></iframe></div>

Perawat yang Lecehkan Pasien Cantik Ditangkap Polisi

Usai mendapat laporan adanya dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan perawat pria kepada seorang pasien cantik berinisial W, membuat Satreskrim Polrestabes Surabaya bergerak cepat.

Pelaku yang diketahui bernama Zunaidi Abdillah (30) warga Jalan Bebekan Jagalan, Sidoarjo langsung ditangkap dan menjalani pemeriksaan intensif di ruang penyidik Mapolrestabes Surabaya.

(foto: Twitter)

Kapolrestabes Surabaya Kombes Rudi Setiawan menyatakan, pihaknya telah berhasil menemukan keberadaan terduga pelaku sekira pukul 05.10 WIB di sebuah hotel yang ada di Surabaya.

"Kami mengamankan pelaku saat mau check out dari sebuah hotel tadi pagi. Petugas juga mengamankan kendaraan yang ada di sekitar hotel," terang Rudi pada wartawan, Jumat (26/1/2018).

Menurut Rudi, saat ini terduga pelaku masih berstatus sebagai terperiksa. Sekarang penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif pada terduga pelaku pelecehan seksual.

(Baca Juga: Selain Pasien, Calon Perawat Diduga Pernah Dilecehkan Dokter di RS National Hospital)

Disinggung kenapa penyidik tidak segera menetapkan status tersangka pada terduga pelaku, Rudi mengaku dalam menetapkan status tersangka tidak hanya berdasarkan pengakuan terduga. Namun, harus merunut kronologi peristiwa.

Pasien Cantik Korban Pelecehan Perawat Jalani Visum

Kuasa hukum pasien cantik korban pelecehan perawat sekaligus suami korban, Yudi Wibowo menjelaskan jika pihaknya akan melakukan visum guna keperluan penyelidikan.

Dirinya menjelaskan, visum dilakukan untuk pemeriksaan psikologis dan area pencabulan. Hal tersebut untuk melengkapi berkas perkara pemeriksaan di Polrestabes Surabaya. Pemeriksaan visum merupakan permintaan kepolisian untuk melengkapi berkas perkara pemeriksaan.

"Selain itu untuk memeriksa psikis istri saya. Kami mengapresiasi terhadap kinerja dari kepolisian yang bergerak cepat menangkap pelaku oknum perawat," tutur Yudi.

<div class="vicon"><iframe width="480" height="340" src="https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMS8yNi8yMi8xMDgzMjEvMC8=" sandbox="allow-scripts allow-same-origin" layout="responsive"></iframe></div>

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya